Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Aa Gym masih seperti yang dulu, masih melekat dibenak saya tausiah-tausiahnya yang menyejukan hati, tak lupa jua saya follow twiiternya yang selalu update. Kebolehannya menyentuh emosi jamaah tetap menjadi andalannya. Jamaah, yang tersentuh emosinya, pun tersenyum, bahkan juga tertawa. Malah, di sela-sela taushiyah-nya yang bergaya dalang, tiba-tiba mengalun hit si Aa, Jagalah Hati. Itulah yang terjadi saat Aa Gym, atau abdullah Gymnastiar, memberikan taushiyah pada saya mengikuti acara yang digelar Majelis Gema Semesta di Masjid Jami Nurul Huda, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu malam.

Aa gym

Dalam kesempatan itu Aa Gym menyinggung perilaku para perokok. Sampai detik ini ia tidak tahu di mana nikmatnya merokok. “Rokok dibakar, dihisap, dan asapnya dihembuskan keluar….itu kan mubazir,” kata beliau sambil tersenyum. “Sudah jelas dibungkus rokok itu ada peringatan bahwa merokok dapat me-rusak kesehatan, mengganggu janin, bahkan menyebabkan impotensi, masih saja banyak yang merokok….”. la mengkalkulasi, betapa pelitnya kita mengisi kotak amal di masjid-masjid atau memberikan sumbangan amal. Sebaliknya, betapa borosnya kita memenuhi kebutuhan terhadap rokok.

Sebelum itu, Ustadz Noor Albar yang sering saya tonton di acara Bengkel Hati, beliau mendapat kesempatan pertama untuk bertaushiyah sekaligus mengupas tema majelis tersebut, yang berhasil menggelar acara bakti sosial dan keagamaan Bersama untuk Berbuat. la berpesan, sekecil apa pun kapasitas kita, tak perlu malu ikut nimbrung dalam kegiatan positif, agar menjelma kekuatan yang lebih besar. Sedang Ustadz Reza M. Syarif, sebagai pembicara terakhir menekankan manusia tidak perlu khawatir atau takut dengan takdir. Takdir diberikan Allah untuk menguji kesungguhan manusia untuk meraih ridha Allah Ta’ala.

Meski takdir merupakan yang tak terpisahkan dari kehidupan kita tidak boleh berpangku tangan tanpa berusaha memberikan yang terbaik dalam hidup ini. Pagi harinya, Prisma (Pemuda & Remaja Islam Masjid) Nurul Huda, Lenteng Agung, menggelar acara sunatan massal dan bazar. Sedang sore harinya pengajian dan pembacaan shalawat dalam kegiatan rutin bulanannya. itulah pengalaman pribadi dari saya. Sekian Terima kasih.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh