.: Dealova :.

 

                Aku melihatnya, Aku lihat Dia dari kejauhan. Dia begitu cantik, begitu anggun walaupun sedikit jutek tapi tetap saja aku mengaguminya, dengan memandang nya saja aku pun tak sanggup. ketika kita bertemu aku selalu menoleh dihadapan nya, aku jarang sekali berkomunikasi dengannya sehingga menimbulkan kesan acuh terhadapnya padahal sebenarnya aku adalah pria pemalu dan mungkin sedikit pecundang, dengan memendam rasa padanya… hhmmm yah, aku sudah terbiasa dengan hal itu tetapi aku tidak ingin seperti ini terus, aku harus secepatnya berubah. Pada suatu ketika aku kehilangan kontak dengannya, tidak tahu berita tentangnya, bagaimana kondisinya,  di saat itu juga aku mulai kehilangan arah, hidupku pun mulai tidak beraturan, hari-hari di lalui seakan begitu lambat. Tapi Apalah guna hidup seperti ini. Dan kemudian ku putuskan, Jika aku bertemu dengannya lagi akan kutunjukkan bahwa,..Aku telah Berubah… Aku tidak boleh menyia-nyiakan waktu yang ada, Aku harus memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. “Demi Dia dan Demi masa depanKu”.

                Memang benar sih hanya aku dan Allah saja yang tahu perasaan ku. perasaan yang sudah dipendam sejak lama.. sangat-sangat lama…, aku tak pernah mempersilahkan hati ini datang dari perasaan lain dan di campur adukkan dengan yang lain, sampai saat ini perasaan itu masih tetap sama, masih tetap terjaga dengan suci. tapi salahkah aku menunggumu, salahkah bila aku mengharapkan kepastian darimu. oh ya Allah salahkah bila aku jatuh cinta terhadap seorang wanita melebihi cintaku padaMU ya rabb, apakah Kau merasa cemburu padaku sehingga sedikit pun aku tak pernah merasakan cinta dari wanita yang ku puja, aku ingin sekali saja merasakan cinta pertama dalam hidupku. ya memang benar, aku ini hanyalah makhluk keji yang paling banyak berdosa walaupun begitu aku ingin sekali dia tahu bahwa aku mencintai dia, sangat-sangat mencintai dirinya. ya Allah sampaikan rasa ini dengannya berikan jalanku padanya sebagai cinta yang telah engkau rahmati, yang engkau ridhoi di dunia maupun di akhirat nanti.

                Pada umumnya kehidupan ini memang penuh dengan ketidakpastian tapi aku tetap percaya bahwa rezeki, jodoh, kematian hanya datang dari-Mu, engkau lah yang berhak mengatur segalanya, engkau yang lebih dulu mengetahui. Di Sepanjang sepertiga malam ku, ku tundukan kepalaku dihadapan-Mu di atas sajadah panjang lalu aku bedoa dan terus berharap ,  jika di dalam mimpiku akan ada  petunjuk dari-Mu, akan ada dia di setiap mimpi-mimpiku, Bersamanya walau hanya sekedar dalam mimpi aku merasa sangat bahagia… lalu aku ber ikrar kepadaMu dengan hati yang ikhlas mengangkat kedua tangan  bahwa “Aku mencintaiMu, aku mencintaiMu melebihi cintaku padanya, jadi hamba mohon jodohkan lah aku dengannya. Berkahilah cinta kami berdua, jadikan dia masa depanku, sebagai penyejuk hatiku, sebagai tempat bersandar selama ku hidup”.

                                                                                               doa

 -Muhamad Fazry-