KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis penjatkan kehadirat Alloh SWT, yang atas rahmat-Nya maka penulis dapat menyelesaikan penyusunan TULISAN yang berjudul “Perusahaan yang Mengalami Konflik Dalam Organisasi”.

penulisan tulisan ini adalah berdasarkan beberapa referensi yang merupakan salah satu tugas dan persyaratan untuk menyelesaikan tugas mata kuliah softskill “Teori Organisasi” di Universitas Gunadarma tercinta .

Dalam Penulisan tulisan ini penulis merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki penulis. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan tulisan ini.

Semoga materi ini dapat bermanfaat dan menjadi sumbangan pemikiran bagi pihak yang membutuhkan, khususnya bagi penulis sehingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai, Amiin.

Latar belakang konflik

Perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu dalam suatu interaksi. Mulai dari tingkat individu, kelompok, sampai unit. Mulai dari derajat dan lingkup konflik yang kecil sampai yang besar. Yang relatif kecil seperti masalah adu mulut tentang pribadi antar karyawan, sampai yang relatif besar seperti beda pandangan tentang strategi bisnis di kalangan manajemen. Perusahaan atau Organisasi manapun pasti pernah mengalami konflik internal.

Contoh lainnya dari konflik yang relatif besar yakni antara karyawan dan manajemen. Secara kasat mata kita bisa ikuti berita sehari-hari di berbagai media. Disitu tampak konflik dalam bentuk demonstrasi dan pemogokan.

Definisi konflik

Konflik berasal dari kata kerja Latin configere yang berarti saling memukul. Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.

Penyebab terjadinya konflik pada setiap organisasi sangat bervariasi tergantung pada cara individu-individu menafsirkan, mempersepsi, dan memberikan tanggapan terhadap lingkungan kerjanya.

Pendekatan Pemecahan konflik dilakukannya pertemuan yang melibatkan semua pihak baik Pemerintah Daerah, Pusat dan masyarakat, dapat ditemukan jalan keluar terhadap perseteruan yang melibatkan masyarakat dan pihak perusahaan / Organisasi.

Kesimpulannya dari berbagai pendapat yaitu konflik adalah suatu proses yang bermula dari konflik lama yang masih terpendam. Jika tidak diselesaikanakan semakin membesar dan membahayakan organisasi. Kemudian Untuk menyelesaikannya, Solusi adalah cara yang tepat untuk diambil dalam membereskan suatu masalah. karena tanpa solusi masalah tidak akan selesai dan malah akan berakibat panjang untuk kedepannya baik dalam kehidupan sosial maupun dalam Organisasi / Perusahaan.

Demikian yang dapat penulis paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam tulisan ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul tulisan ini.

oleh Muhamad Fazry (2ka31)